Liaozhai Zhiyi: Kisah Hantu yang Mengubah Sastra Tiongkok

Sarjana yang Gagal

Pu Songling (蒲松龄, 1640-1715) berulang kali gagal dalam ujian kekaisaran sepanjang hidupnya. Dia tidak pernah mencapai posisi pemerintahan yang merupakan cita-cita setiap orang Tionghoa terpelajar. Sebaliknya, dia menghabiskan empat puluh tahun menulis cerita hantu.

Detail biografi ini penting karena menjelaskan kemarahan yang ada di balik permukaan Liaozhai Zhiyi (聊斋志异, "Kisah Aneh dari Studio Cina"). Kisah-kisahnya menghibur – penuh dengan roh rubah, hantu, dan pertemuan supernatural – tetapi juga membuat marah. Pu Songling menggunakan hal-hal gaib untuk mengkritik masyarakat yang menurutnya korup, tidak adil, dan buta terhadap kebaikan yang sejati.

Struktur

Liaozhai Zhiyi berisi hampir 500 cerita, mulai dari beberapa kalimat hingga beberapa halaman. Kebanyakan mengikuti pola: seorang sarjana bertemu dengan makhluk gaib (biasanya wanita cantik yang diam-diam adalah roh rubah atau hantu), mereka menjalin hubungan, dan hubungan tersebut mengungkapkan sesuatu tentang sifat manusia atau ketidakadilan sosial.

Cerita-ceritanya ditulis dalam bahasa Tiongkok klasik — elegan, padat, dan sindiran. Setiap cerita diakhiri dengan komentar oleh "Sejarawan Orang Aneh" (异史氏), yaitu Pu Songling sendiri, yang menawarkan interpretasinya tentang makna cerita tersebut.

Roh Rubah

Roh rubah (狐仙) adalah karakter paling terkenal di Liaozhai. Mereka adalah rubah yang bisa berubah bentuk dan mengambil wujud manusia — biasanya sebagai wanita cantik dan cerdas yang merupakan teman yang lebih baik daripada wanita manusia mana pun yang pernah ditemui oleh para sarjana.

Roh rubah bukanlah penjahat. Mereka adalah pasangan yang diidealkan – setia, pintar, murah hati, dan bebas secara seksual dengan cara yang tidak bisa dilakukan oleh wanita sejati di Dinasti Qing Tiongkok. Mereka mewakili harapan Pu Songling terhadap perempuan jika masyarakat tidak membatasi mereka.

Kritik Sosial

Unsur supernatural dalam Liaozhai adalah sarana kritik sosial:

Pejabat yang korup tampil sebagai setan yang memangsa orang yang tidak bersalah. Persamaannya jelas – Pu Songling mengatakan bahwa pejabat sejati tidak lebih baik dari setan.

Sistem ujian berulang kali diejek. Dalam salah satu cerita, hantu yang merupakan seorang sarjana yang gagal dalam kehidupan terus belajar untuk ujian di akhirat — menunjukkan bahwa absurditas sistem ini bahkan melampaui kematian.

Ketimpangan kelas dieksplorasi melalui kisah-kisah di mana makhluk gaib memperlakukan pelajar miskin dengan lebih hormat dan murah hati dibandingkan manusia kaya.

Warisan

Liaozhai Zhiyi telah diadaptasi menjadi film, serial televisi, opera, dan video game ratusan kali. Film tahun 1987 A Chinese Ghost Story (倩女幽魂) — salah satu film Hong Kong paling berpengaruh yang pernah dibuat — didasarkan pada cerita Liaozhai. Jelajahi lebih lanjut: Kulit Lukis: Kisah Paling Mengerikan dalam Sastra Tiongkok.

Namun adaptasinya biasanya menekankan romansa dan horor sambil meremehkan kritik sosial. Liaozhai yang asli lebih pemarah, lebih lucu, dan lebih bernuansa politis daripada yang disarankan oleh adaptasinya. Ini bukan sekedar kumpulan cerita hantu. Ini adalah balas dendam seorang sarjana yang gagal terhadap masyarakat yang mengecewakannya — ditulis dengan sangat terampil sehingga masyarakat akhirnya merayakannya.

Tentang Penulis

Pakar Dunia Roh \u2014 Folkloris yang mengkhususkan diri dalam tradisi supernatural Tiongkok dan cerita hantu.