Hantu Modern
Legenda urban Tiongkok adalah keturunan langsung dari tradisi Liaozhai — kisah supernatural yang disesuaikan dengan latar modern. Roh rubah telah digantikan oleh hantu elevator. Kuil-kuil berhantu telah digantikan oleh gedung-gedung apartemen berhantu. Namun logika dasarnya sama: batas antara yang hidup dan yang mati sangat tipis, dan tempat serta waktu tertentu lebih tipis dibandingkan tempat dan waktu lainnya.
Kereta Bawah Tanah Beijing
Sistem kereta bawah tanah Beijing telah menghasilkan banyak legenda urban. Yang paling persisten melibatkan Jalur 1, yang membentang di sepanjang Chang'an Avenue melewati Lapangan Tiananmen. Menurut legenda, kereta terakhir di malam hari terkadang membawa penumpang yang sudah meninggal — orang-orang dengan pakaian kuno yang naik di satu stasiun dan menghilang sebelum stasiun berikutnya.
Legenda tersebut hampir pasti salah. Namun hal ini tetap terjadi karena menimbulkan kegelisahan mengenai sejarah Beijing. Kota ini telah menjadi tempat terjadinya begitu banyak kematian – perang, eksekusi, pergolakan politik – sehingga gagasan tentang hantu yang naik kereta bawah tanah tidak lagi terasa seperti fantasi dan lebih seperti sebuah keniscayaan.
Gedung Berhantu
Setiap kota di Tiongkok memiliki setidaknya satu bangunan yang "semua orang tahu" berhantu. Kisah-kisah tersebut mengikuti suatu pola: seseorang meninggal di dalam gedung (pembunuhan, bunuh diri, kecelakaan), gedung tersebut ditinggalkan atau sulit untuk disewa, dan penghuni selanjutnya melaporkan fenomena aneh (titik dingin, suara yang tidak dapat dijelaskan, benda bergerak).
Yang paling terkenal adalah Chaonei No. 81 (朝内81号) di Beijing, sebuah rumah besar bergaya Barat yang dibangun pada awal abad ke-20. Bangunan itu ditinggalkan selama beberapa dekade, dan penampilannya yang membusuk menimbulkan banyak cerita hantu. Menjadi sangat terkenal sehingga ditampilkan dalam film horor tahun 2014.
Sejarah sebenarnya dari bangunan ini adalah hal biasa - ini adalah tempat tinggal yang berafiliasi dengan gereja yang ditinggalkan selama Revolusi Kebudayaan. Namun sejarah duniawi tidak dapat bersaing dengan cerita hantu yang telah menjadi identitas utama bangunan tersebut.
Kamar Mayat Rumah Sakit
Cerita hantu rumah sakit bersifat universal, tetapi legenda rumah sakit Tiongkok memiliki cita rasa tertentu. Yang paling umum terjadi di kamar mayat — jenazah yang bergerak, lampu yang menyala sendiri, dan petugas kamar mayat yang mendengar suara-suara.
Kisah-kisah ini mencerminkan kegelisahan budaya yang sesungguhnya mengenai kematian di rumah sakit. Kepercayaan tradisional Tiongkok menyatakan bahwa meninggal jauh dari rumah adalah hal yang tidak menguntungkan — jiwa mungkin menjadi bingung dan tidak dapat menemukan jalan menuju akhirat. Oleh karena itu, rumah sakit, tempat banyak orang meninggal jauh dari rumah, merupakan tempat gangguan spiritual terkonsentrasi.
Kisah Sopir Taksi
Sopir taksi Tiongkok adalah vektor utama legenda urban. Kisah hantu khas sopir taksi: pengemudi menjemput penumpang saat larut malam. Penumpang memberikan alamat. Ketika mereka tiba, penumpangnya telah menghilang — dan alamatnya ternyata adalah kuburan.
Kisah ini ada di setiap kota di Tiongkok, dengan variasi lokal. Ini adalah legenda Tiongkok yang setara dengan legenda "penumpang yang menghilang" di Barat, diadaptasi untuk budaya di mana taksi lebih umum daripada menumpang.
Mengapa Urban Legends Tetap Ada
Legenda urban Tiongkok bertahan karena fungsinya sama dengan cerita hantu tradisional: mereka memetakan kecemasan ke dalam geografi. Bangunan berhantu adalah bangunan tempat terjadinya sesuatu yang buruk. Jalur kereta bawah tanah berhantu melintasi area yang secara historis traumatis. Hantu-hantu tersebut tidaklah acak – mereka adalah penanda memori kolektif yang belum diproses.
Tiongkok modern berubah begitu cepat sehingga masa lalu terus-menerus dihancurkan dan dibangun kembali. Legenda urban adalah salah satu cara masa lalu tidak dapat dihapuskan — ia muncul kembali sebagai hantu, menghantui bangunan-bangunan baru yang menggantikan bangunan-bangunan lama.