Hantu di Kereta Bawah Tanah Beijing: Legenda Urban di Bawah Tanah

Di Bawah Ibu Kota Kuno

Sistem kereta bawah tanah Beijing beroperasi di bawah salah satu kota yang paling tua di dunia yang terus dihuni. Setiap mesin bor terowongan yang mengukir tanah di bawah Beijing melintasi lapisan sejarah: fondasi Dinasti Ming, saluran pembuangan Dinasti Qing, lokasi kuburan Dinasti Song, dan deposit arkeologi yang kembali ribuan tahun. Tidaklah mengherankan jika suatu sistem transportasi yang dibangun melalui stratigrafi kompresi dari hunian manusia ini telah mengumpulkan cerita-cerita supernatural. Anda, secara harfiah, sedang melakukan perjalanan melalui kuburan jutaan orang.

Jalur kereta bawah tanah pertama di Beijing — Jalur 1 — dibuka pada tahun 1969 dan langsung melintasi Jalan Chang'an, melewati (atau dekat) Lapangan Tiananmen, Kota Terlarang, dan Wangfujing. Setiap stasiun di jalur ini terletak dalam hitungan meter dari lokasi di mana peristiwa-peristiwa historis penting — penobatan, eksekusi, gejolak politik, kekerasan militer — terjadi sepanjang berabad-abad. Dalam logika supernatural Tionghoa, di mana 鬼 (guǐ, hantu) dihasilkan dari kematian yang ganas atau emosional yang intens, Jalur 1 melintasi salah satu koridor paling padat spiritual di dunia.

Cerita Klasik

Penumpang Hantu Kereta Terakhir

Kisah hantu kereta bawah tanah Beijing yang paling gigih melibatkan kereta terakhir malam di Jalur 1. Pekerja shift malam dan pengembara malam melaporkan pola berikut: naik kereta terakhir yang hampir kosong dan melihat beberapa penumpang lain tersebar di seluruh gerbong. Sesuatu terasa tidak beres — penumpang lain tidak melihat ke ponsel mereka (perilaku universal di semua metro Tiongkok), tidak bergeser posisi, dan tampaknya mengenakan pakaian dari dekade yang lalu. Penerangannya tampak lebih redup dari biasanya. Kereta terasa lebih dingin.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa penumpang hantu mengenakan pakaian dari Dinasti Qing. Yang lain menggambarkan pakaian dari era Komunis tahun 1960-an atau 1970-an. Versi yang paling mengganggu melaporkan penumpang yang wajahnya tampak normal di penglihatan tepi tetapi fitur mereka menjadi tidak jelas atau datar saat dilihat langsung — seolah mereka mengenakan 画皮 (huàpí, kulit yang dilukis) yang hanya tampak baik saat sekilas. Anda mungkin juga menikmati Melihat Hantu Modern di Cina: Ketika Kepercayaan Kuno Bertemu dengan Era Digital.

Wanita di Stasiun Yonghegong

Stasiun Yonghegong melayani Kuil Lama — salah satu kuil Buddha aktif yang paling penting di Beijing. Beberapa laporan menggambarkan seorang wanita yang mengenakan pakaian tradisional berdiri di ujung platform, selalu pada jam-jam larut malam. Dia tidak naik kereta yang datang. Dia tidak mengakui penumpang lain. Saat didekati, dia berjalan mengitari sebuah tiang dan tidak muncul di sisi lain.

Konteks Buddhis ini relevan: Kuil Lama menghasilkan energi spiritual terkonsentrasi melalui praktik ritual selama berabad-abad. Dalam teori supernatural Tionghoa, 鬼 (guǐ) tertarik pada energi semacam itu, yang berarti stasiun yang paling dekat dengan kuil besar secara alami akan mengalami lebih banyak aktivitas supernatural dibandingkan stasiun biasa.

Tentang Penulis

Pakar Dunia Roh \u2014 Folkloris yang mengkhususkan diri dalam tradisi supernatural Tiongkok dan cerita hantu.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit