Cara Bertahan di Bulan Hantu (Tanpa Menjadi Hantu)
Bulan Hantu (鬼月, guǐyuè) — bulan ketujuh dalam kalender lunar — adalah periode paling aktif secara supernatural dalam budaya Tionghoa. Pintu-pintu 阴间 (yīnjiān, dunia bawah) terbuka, 鬼 (guǐ, hantu) berkeliaran di dunia orang hidup, dan aktivitas biasa membawa risiko supernatural yang tidak ada pada sebelas bulan lainnya. Panduan ini mencakup apa yang harus dilakukan, apa yang harus dihindari, dan bagaimana berpartisipasi dalam Festival Hantu Lapar (中元节, Zhōngyuán Jié) baik Anda seorang yang percaya, partisipan budaya, atau hanya penasaran.
Kalender
Bulan Hantu biasanya jatuh pada bulan Agustus atau September dalam kalender Barat. Tanggal pastinya bergeser setiap tahun karena kalender lunar tidak selaras dengan kalender matahari. Tanggal-tanggal penting dalam bulan tersebut:
| Hari | Acara | Apa yang Terjadi | |---|---|---| | 1 | Pintu terbuka | 鬼 dibebaskan dari dunia bawah | | 14 | Persiapan malam | Keluarga menyiapkan persembahan dan mendirikan altar | | 15 | Festival Hantu Lapar | Perayaan utama — persembahan terbesar, upacara komunitas | | 30 | Pintu tertutup | Roh kembali ke dunia bawah, upacara penutupan |Apa yang Harus Dilakukan Selama Bulan Hantu
Buat Persembahan
Untuk nenek moyang: Siapkan makanan favorit mereka, sediakan tempat di meja makan, bakar dupa di altar keluarga. Nenek moyang Anda sedang berkunjung — perlakukan mereka sebagai tamu.
Untuk hantu yang mengembara: Siapkan makanan, dupa, dan uang kertas (纸钱, zhǐqián) di trotoar dan persimpangan jalan. Persembahan ini ditujukan untuk 鬼 yang tidak memiliki keturunan yang hidup — sebuah tindakan amal supernatural. Bacaan terkait: Hantu Tenggelam (水鬼): Roh Air yang Paling Ditakuti di Tiongkok.
Bakar barang kertas: Uang kertas, pakaian kertas, barang-barang mewah kertas. Pembakaran mengubah benda fisik menjadi benda spiritual untuk digunakan di alam baka.
Hadiri Acara Komunitas
Upacara kuil: Kuil Daois dan Budha mengadakan upacara khusus sepanjang Bulan Hantu, melakukan ritual untuk meredakan penderitaan roh yang terjebak dan membimbing mereka menuju reinkarnasi yang lebih baik.
Opera dan pertunjukan: Opera jalanan tradisional yang dipentaskan selama Bulan Hantu menghibur baik penonton yang hidup maupun yang hantu. Kursi kosong di barisan depan dis reserved untuk 鬼 — jangan duduk di sana.
Lampion mengambang: Di beberapa daerah, lampion kertas dibiarkan mengambang di sungai dan danau untuk membimbing roh yang mengembara. Efek visualnya — ratusan lampion bercahaya mengalir ke hilir dalam kegelapan — adalah salah satu pemandangan terindah dalam budaya festival Tionghoa.
Makan Makanan Festival
Bebek (鸭, yā) — Makanan tradisional Bulan Hantu karena "bebek" terdengar seperti "tekan" (压, yā), melambangkan menekan roh jahat. Juga karena bebek itu lezat, dan tidak semuanya perlu justifikasi simbolis yang dalam.
Talas (芋头, yùtou) — Sayuran akar bulat melambangkan persatuan dan kesempurnaan keluarga. Makan talas selama Bulan Hantu memperkuat hubungan antara anggota keluarga yang hidup dan nenek moyang yang berkunjung.
Makanan vegetarian pada tanggal 15.