Pemakaman Tiongkok bukan hanya satu acara tunggal. Ini adalah produksi selama beberapa hari yang melibatkan pakaian khusus, makanan tertentu, suara-suara tertentu, angka-angka tertentu, dan rangkaian ritual yang sangat rinci sehingga kebanyakan keluarga menyewa seorang master ritual profesional (司仪, sīyí) untuk mengatur logistiknya. Melakukan semuanya dengan benar sangat penting — tidak hanya bagi yang masih hidup, yang perlu berduka dengan tepat, tetapi juga bagi yang meninggal, yang perlu tiba di kehidupan setelah mati dengan "dokumen" mereka lengkap.
Taruhannya nyata, dalam pengertian agama rakyat. Pemakaman yang tidak dilakukan dengan benar dapat menghasilkan hantu gentayangan (孤魂野鬼, gūhún yěguǐ) — roh yang tidak bisa menemukan kedamaian dan mungkin kembali mengganggu yang masih hidup. Ritual ini bukan hanya tradisi. Mereka adalah teknologi: sebuah sistem pengolahan kematian yang telah disempurnakan selama ribuan tahun.
Jadwal Waktu
Pemakaman Tiongkok tradisional mengikuti jadwal waktu yang terstruktur, meskipun rincian spesifiknya bervariasi tergantung wilayah, kelompok dialek, dan tradisi keluarga:
| Fase | Waktu | Kegiatan Utama | |---|---|---| | Persiapan | Segera setelah kematian | Membersihkan tubuh, mengenakan pakaian pemakaman, menyiapkan ruang berkabung | | Jagaan (守灵) | 1-7 hari | Keluarga menjaga malam, menerima tamu, biksu/pendeta melantunkan doa | | Upacara pemakaman | Hari penguburan/pembakaran | Ritus formal, eulogi, prosesi | | Penguburan/pembakaran | Hari yang sama | Penguburan atau pembakaran dengan persembahan | | Ritus pasca-pemakaman | 7-49 hari | Siklus tujuh hari (做七, zuò qī) | | Perayaan tahunan | Berkelanjutan | Qingming, Bulan Hantu, ulang tahun kematian |Segera Setelah Kematian
Ketika seseorang meninggal, beberapa hal terjadi dengan cepat:
1. Tubuh dibersihkan dan dipakaikan baju Tubuh dibersihkan dengan air (kadang-kadang dicampur dengan daun jeruk bali, 柚子叶, yòuzi yè, untuk penyucian) dan dipakaikan baju pemakaman (寿衣, shòuyī). Baju ini biasanya sudah dibeli sebelumnya — banyak orang tua Tionghoa membeli baju pemakaman bertahun-tahun sebelum meninggal, yang dianggap praktis, bukan mengerikan.
Baju pemakaman mengikuti aturan khusus: - Lapisan ganjil (angka ganjil adalah yin, terkait dengan kematian; angka genap adalah yang terkait dengan kehidupan) - Tidak menggunakan kancing (karena kancing “mengancing” keberuntungan keturunan; digunakan tali sebagai gantinya) - Tidak menggunakan warna merah (merah untuk yang hidup; kecuali jika yang meninggal berumur lebih dari 80 tahun, merah boleh digunakan untuk merayakan umur panjang) - Model tradisional lebih disukai, meskipun pakaian modern semakin diterima Bandingkan dengan Yin Feng Shui: Seni Menempatkan Makam untuk Keberuntungan.
2. Ruang berkabung disiapkan Potret orang yang meninggal diletakkan di atas meja bersama dengan: - Tempat pembakar dupa (香炉, xiānglú) - Lilin (putih, bukan merah) - Persembahan makanan - Semangkuk nasi dengan sumpit berdiri tegak (饭碗插筷, fànwǎn chā kuài) — ini satu-satunya konteks di mana sumpit berdiri di dalam nasi diperbolehkan; dalam konteks lain dianggap tabu karena menyerupai dupa pemakaman
3. Keluarga berganti pakaian Para pelayat memakai warna tertentu berdasarkan hubungan mereka dengan yang meninggal:
| Hubungan | Pakaian Berkabung | Durasi | |---|---|---|