Pada hari pertama bulan lunar ketujuh, gerbang dunia bawah (鬼门, guǐ mén) terbuka lebar. Para yang sudah mati — semuanya, bukan hanya leluhur Anda — dilepaskan ke dunia orang hidup selama tiga puluh hari. Mereka mengembara di jalan, duduk di kursi kosong, mengapung di persimpangan, dan umumnya merasa betah di dunia yang bukan lagi milik mereka.
Ini adalah Bulan Hantu (鬼月, guǐ yuè), dan jika Anda tinggal di Taiwan, Hong Kong, Singapura, Malaysia, atau komunitas Tionghoa mana pun yang mempertahankan praktik tradisional, segalanya berubah. Transaksi properti melambat. Pemesanan pernikahan menurun. Kolam renang melihat lebih sedikit pengunjung. Proyek konstruksi terhenti. Pasar saham, menurut beberapa analis, sebenarnya turun.
Bukan berarti semua orang secara harfiah percaya bahwa hantu-hantu berjalan di antara mereka. Tapi cukup banyak orang yang setengah percaya, atau percaya cukup untuk berhati-hati, atau sekadar mengikuti adat karena orang tua mereka melakukannya dan kakek-nenek mereka juga melakukannya, dan mematahkan pola itu terasa seperti menggoda takdir.
Tiga Festival Para yang Sudah Mati
Bulan Hantu mengandung Festival Hantu Lapar (中元节, Zhōngyuán Jié), yang jatuh pada hari ke-15 bulan lunar ketujuh. Namun seluruh bulan dianggap berbahaya secara spiritual. Festival ini adalah puncaknya; bulan ini adalah konteksnya.
| Festival | Tionghoa | Tanggal | Fokus | |------------------------|----------|--------------------------|--------------------------------------------| | Qingming (Pembersihan Makam) | 清明节 | 4-5 April (solar) | Mengunjungi dan membersihkan makam leluhur | | Festival Hantu Lapar | 中元节 | Bulan ke-7, hari ke-15 (lunar) | Memberi makan semua hantu yang mengembara | | Festival Pakaian Musim Dingin | 寒衣节 | Bulan ke-10, hari ke-1 (lunar) | Membakar pakaian kertas untuk yang sudah mati |Qingming adalah tentang yang sudah mati Anda — leluhur spesifik Anda, yang makamnya Anda kunjungi dan rawat. Festival Hantu Lapar adalah tentang yang sudah mati semua orang — termasuk hantu-hantu yang tidak memiliki keturunan untuk merawat mereka. Ini adalah hantu-hantu lapar (饿鬼, è guǐ), roh paling berbahaya di bulan ini.
Hantu-Hantu Lapar
Tidak semua hantu setara. Dalam kepercayaan rakyat Tionghoa, yang mati yang menerima sesajen secara teratur dari keturunan mereka biasanya merasa puas. Mereka memiliki makanan, uang (kertas joss), dan kenyamanan diingat. Roh-roh leluhur (祖先, zǔxiān) ini adalah benevolent — mereka melindungi keluarga mereka dan membawa keberuntungan.
Hantu-hantu lapar berbeda. Mereka adalah yang mati yang tidak ada yang merawat mereka:
| Tipe | Tionghoa | Mengapa Mereka Lapar | |-------------------------------|------------------|----------------------------------| | Mereka yang tidak memiliki keturunan | 无后 (wú hòu) | Tidak ada yang memberikan sesajen | | Mereka yang mati dengan cara kekerasan | 横死 (héng sǐ) | Kecelakaan, pembunuhan, bunuh diri — roh yang tidak tenang | | Mereka yang dimakamkan secara tidak layak | 无葬 (wú zàng) | Tidak ada upacara pemakaman yang layak | | Mereka yang dilupakan oleh keluarga | 被遗忘 (bèi yíwàng) | Keturunan berhenti memberikan sesajen | | Para penjahat dan marginal | 罪人 (zuìrén) | Dihukum di akhirat, dilepaskan selama Bulan Hantu |Hantu-hantu lapar itu putus asa, iri, dan berpotensi berbahaya. Mereka melihat orang hidup menikmati makanan, kehangatan, dan pertemanan — segala sesuatu yang mereka tidak miliki — dan mereka menginginkannya. Selama Bulan Hantu, yang hidup...