Masalah Hantu
Dalam kepercayaan rakyat Tionghoa, hantu bukanlah hal yang langka. Mereka ada di mana-mana — di rumah tua, di persimpangan, dekat air, di rumah sakit, di lokasi kecelakaan. Sebagian besar tidak berbahaya. Beberapa tidak. Dan ketika hantu menjadi masalah, Anda perlu tahu siapa yang harus dipanggil.
Jawabannya tergantung pada jenis hantu, tingkat keparahan gangguan, dan anggaran Anda.
Pendeta Dao (道士)
Pendeta Dao adalah pengusir setan profesional dalam budaya Tionghoa. Alat-alatnya meliputi:
Jimat (符, fú) — Kertas kuning yang ditulis dengan karakter cinnabar merah dalam skrip khusus. Jimat ini bisa dibakar (mengirimkan kekuatannya ke dunia roh), ditempelkan pada permukaan (menciptakan penghalang), atau dibawa oleh orang (memberikan perlindungan). Karakter-karakter ini bukan bahasa Tionghoa standar — mereka adalah skrip ritual yang hanya bisa ditulis oleh pendeta terlatih.
Pedang Kayu Persik (桃木剑) — Kayu persik dianggap sebagai material paling efektif melawan hantu. Pedang kayu persik tidak perlu tajam — materialnya adalah senjata, bukan bentuk tepinya.
Mantra (咒语) — Formula lisan yang memanggil otoritas ilahi. Pendeta tidak berbicara atas namanya sendiri — dia menyalurkan kekuatan dewa-dewa surgawi untuk memerintahkan hantu.
Cermin Bagua (八卦镜) — Cermin delapan sisi yang diukir dengan delapan trigram. Digantung di atas pintu, cermin ini memantulkan energi negatif kembali ke sumbernya. Ini adalah alat pengusiran setan sekaligus perangkat feng shui. Lanjutkan dengan Zhong Kui: Penakluk Iblis yang Gagal Ujian.
Biksu Buddha (和尚)
Pengusiran setan dalam tradisi Buddha mengambil pendekatan yang berbeda. Alih-alih memerintahkan hantu untuk pergi, biksu berusaha membebaskannya — membantu hantu memahami situasinya dan melanjutkan ke reinkarnasi berikutnya.
Alat utamanya adalah nyanyian — secara khusus, pembacaan sutra yang menjelaskan sifat penderitaan dan jalan menuju pembebasan. Biksu tidak berjuang melawan hantu. Dia sedang mengajarinya.
Pendekatan ini mencerminkan perbedaan filosofis yang mendasar. Pengusiran setan Daois menganggap hantu sebagai musuh yang harus dikalahkan. Pengusiran setan Buddha menganggap hantu sebagai makhluk yang menderita yang harus dibantu.
Medium Roh (灵媒)
Medium roh beroperasi di luar struktur agama formal. Mereka mengklaim dapat berkomunikasi secara langsung dengan hantu — mendengar keluhan mereka, memahami kebutuhan mereka, dan merundingkan solusi.
Sesi medium roh yang khas melibatkan medium memasuki keadaan trance, berbicara dengan suara hantu, dan menyampaikan permintaan hantu kepada yang hidup. Permintaan umum termasuk: penguburan yang layak, penyelesaian urusan yang belum selesai, persembahan makanan dan uang roh, serta permintaan maaf atas kesalahan yang dilakukan terhadap hantu selama kehidupannya.
Metode Rakyat
Orang biasa yang tidak mampu membayar pendeta atau biksu memiliki metode mereka sendiri:
Ayam Jantan — Kran ayam jantan di pagi hari diyakini bisa mengusir hantu. Menjaga ayam jantan dekat area berhantu adalah obat tradisional.
Beras Pulut (糯米) — Diyakini bisa menyerap energi negatif. Menyebar beras pulut di sekitar area yang dihantui adalah praktik yang dilakukan oleh masyarakat.