Cara Membuat Persembahan untuk Leluhur: Panduan Praktis

Pemujaan leluhur adalah praktik keagamaan yang paling kuno dan berkelanjutan dalam budaya Tiongkok. Ini mendahului Buddhisme, Daoisme, dan Konfusianisme. Ini juga lebih tua dari tulisan. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa orang-orang dari dinasti Shang (c. 1600 SM) sudah melakukan persembahan kepada leluhur mereka dengan cara yang dapat dikenali oleh keluarga Tiongkok yang melakukan hal yang sama hingga hari ini — 3.600 tahun praktik yang tidak terputus.

Inti dari ide ini sederhana: kerabat Anda yang telah meninggal masih ada di sekitar Anda. Mereka dapat melihat Anda. Mereka memiliki kebutuhan. Mereka dapat membantu atau merugikan Anda tergantung pada apakah Anda merawat mereka atau tidak. Hubungan antara yang hidup dan yang mati adalah timbal balik: Anda memberi mereka makanan, mereka melindungi Anda. Anda mengabaikan mereka, mereka menyebabkan masalah.

Ini bukanlah sebuah metafora bagi sebagian besar pelaku. Ini praktis seperti memberi makan anak-anak Anda atau membayar sewa Anda. Leluhur Anda lapar. Anda memberi mereka makan. Itulah kesepakatannya.

Altar Rumah

Sebagian besar keluarga Tiongkok yang mempraktikkan pemujaan leluhur memelihara altar rumah (神龛, shénkān atau 祖先牌位, zǔxiān páiwèi). Altar ini biasanya mencakup:

| Item | Bahasa Mandarin | Pinyin | Tujuan | |-------------------|------------------|------------|------------------------------------------------| | Tablet leluhur | 牌位 | páiwèi | Tablet kayu yang diukir dengan nama dan tanggal leluhur | | Pembakar dupa | 香炉 | xiānglú | Untuk membakar dupa (saluran komunikasi) | | Tempat lilin | 烛台 | zhútái | Cahaya yang memandu roh ke altar | | Piring persembahan | 供盘 | gòng pán | Untuk persembahan makanan | | Cangkir teh | 茶杯 | chábēi | Untuk persembahan teh atau anggur | | Bunga | 鲜花 | xiānhuā | Bunga segar (krisan umum) | | Foto/portret | 遗像 | yíxiàng | Foto orang yang telah meninggal |

Altar diletakkan di tempat yang mencolok — biasanya di ruang utama rumah, menghadap pintu depan. Itu harus ditinggikan (di rak atau meja), bersih, dan diperlakukan dengan hormat. Anda tidak boleh menaruh benda sembarangan di altar leluhur. Anda tidak boleh makan camilan di depannya. Anda tidak boleh membiarkan anak-anak bermain dengan tablet.

Apa yang Harus Dipersembahkan

Persembahan terbagi menjadi beberapa kategori:

Persembahan Harian (日常供奉, rìcháng gòngfèng)

- Tiga batang dupa (三炷香, sān zhù xiāng), pagi dan sore - Air segar atau teh - Buah segar (jeruk, apel, pisang — hindari pir, karena 梨 (lí) terdengar seperti 离 (lí), "perpisahan")

Persembahan Festival (节日供品, jiérì gòngpǐn)

Lebih rumit, biasanya termasuk: - Nasi matang - Tiga sampai lima hidangan makanan (daging, sayuran, tahu) - Anggur atau teh (tiga cangkir) - Buah - Roti kukus atau kue beras - Makanan kesukaan almarhum

Persembahan pada Kesempatan Khusus

- Ayam atau bebek panggang utuh - Ikan utuh (melambangkan keberlimpahan) - Daging babi (seringkali babi panggang utuh untuk acara besar) - Mie (umur panjang) - Pangsit (kekayaan — berbentuk seperti batangan emas)

Apa yang TIDAK Harus Dipersembahkan

| Jangan Dipersembahkan | Bahasa Mandarin | Alasan | |-----------------------|------------------|------------------------------------------| | Pir | 梨 (lí) | Terdengar seperti 离 (lí, "perpisahan") | | Mangkuk kosong | 空碗 | Menunjukkan leluhur tidak memiliki apa-apa | | Makanan yang busuk | 变质食物 | Tidak hormat | | Daging anjing | 狗肉 | Tabo di banyak daerah; anjing menjaga dunia bawah | | Daging sapi (di beberapa keluarga) | 牛肉 | Sapi adalah hewan suci | ---

Dengan memperhatikan panduan ini, Anda dapat melakukan pemujaan terhadap leluhur Anda dengan cara yang benar dan menghormati tradisi yang telah berusia ribuan tahun.

Tentang Penulis

Pakar Dunia Roh \u2014 Folkloris yang mengkhususkan diri dalam tradisi supernatural Tiongkok dan cerita hantu.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit